
Suara.com - Pemain Timnas Indonesia, Irfan Jaya mengaku tidak terpengaruh dengan situasi pelatih Luis Milla yang hingga kini belum memperpanjang kontraknya dengan PSSI. Irfan tetap ingin memberikan yang terbaik bagi Timnas Indonesia menjelang laga melawan Mauritius.
Menurut Irfan, dirinya hanya akan fokus membela Merah-Putih. Selagi diberi kesempatan membela Timnas, Irfan mengaku siap memberi yang terbaik, salah satunya membantu Indonesia menaikan peringkat di rangking FIFA.
"Pastinya saya ingin berikan yang terbaik kepada Timnas, agar bisa membantu memperbaiki pringkat Indonesia di rangking FIFA," kata Irfan Jaya saat ditemui wartawan di Lapangan Babek, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (9/9/2018).
Irfan menjadi satu dari 20 pemain yang dipanggil PSSI untuk menjalani laga uji coba menghadapi Mauritius. Laga tersebut akan berlangsung pada Selasa (11/9/2018) di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.
Terkait persiapan, pemain Persebaya Surabaya itu mengaku tak terkendala meski sang pelatih, Luis Milla tak hadir ditengah-tengah latihan. Sebab menurut Irfan, latihan yang dipimpin pelatih interim Bima Sakti, masih mengacu dan sejalan dengan program Milla.
"Kita ikuti latihan sebelumnya, saat coach (Luis) Milla masih melatih. Intinya tetap semangat," tutup Irfan Jaya seraya masuk ke dalam bus Timnas.
Seperti diketahui, masa depan Luis Milla di timnas Indonesia menjadi tanda tanya usai gagal membawa Timnas U-23 menggapai target lolos ke semifinal Asian Games 2018.
PSSI kabarnya telah menyodorkan kontrak berjangka satu tahun kepada pelatih asal Spanyol tersebut. Namun hingga kini, negosiasi kontrak tersebut masih dalam proses pembicaraan.
No comments:
Post a Comment