Rechercher dans ce blog

Friday, December 1, 2017

Tampil di AWSTC, Milla Berharap Timnya Hibur Masyarakat Aceh

Suara.com - Tim nasional Indonesia akan ikut serta dalam turnamen Aceh World Solidarty Tsunami Cup (AWSTC) 2017 pada 2-6 Desember 2017 di Stadion Harapan Bangsa, Aceh. Pelatih Luis Milla berharap timnas Indonesia bisa menghibur masyarakat Aceh.

Di turnamen tersebut, Indonesia akan melawan Brunei Darussalam, Kyrgiztan, dan Mogolia. Membawa pemain U-23 yang dicampur dengan tiga punggawa senior, turnamen itu juga dijadikan sebagai ajang persiapan Asian Games 2018.


"Kami sangat senang bisa berlatih di sini (Aceh) dan melanjutkan persiapan kami. Di sini kami datang dengan membawa pemain U-23 yang kita siapkan untuk Asian Games 2018. Kami tentunya berharap bisa memberikan hiburan di sini," kata Milla dalam jumpa persnya, Jumat (1/12/2017).

Hal serupa juga disampaikan Kiper Timnas Indonesia Andritany Ardhiyasa. Penjaga gawang klub Persija Jakarta itu senang bisa turut serta dalam turnamen bertajuk kemanusiaan tersebut. Oleh karenanya, dia berharap bisa membuat masyarakat Aceh senang.

"Sebagai pemain saya harus memberikan yang terbaik serta hiburan kepada masyarakat Aceh. Bagi kami, ini even untuk mereka," ujar Andritany.

Pada turnamen tersebut, di laga perdana, Sabtu (2/12/2017), Indonesia akan melawan Brunei Darussalam. Kemudian menjajal kekuatan Mongolia pada hari Senin (4/12/2017) dan Kyrgiztan pada Rabu (6/12/2017).

Let's block ads! (Why?)

City Belum Terkalahkan, Pujian buat Guardiola

Suara.com - Bek Manchester City Vincent Kompany meyakini cara mengajar manajer Pep Guardiola telah membantu para pemain mendapatkan kemampuan-kemampuan mendasarnya dan memuji pria Spanyol itu untuk perkembangan yang dilakukan klub.

Guardiola mengambil alih jabatan manajer City pada 2016 dan memimpin mereka finis di peringkat ketiga liga musim lalu, namun mengakhiri musim tanpa raihan satu trofi pun.


Pada musim keduanya di klub itu, pria Spanyol itu telah membimbing City untuk mengawali musim tanpa kekalahan, di mana sang pemuncak klasemen liga kini unggul delapan poin dari pesaing terdekatnya dan mengukir rangkaian 19 kemenangan beruntun di semua kompetisi.

"Ia merupakan guru yang hebat... Saya harus jujur, itu membuat saya menyadari betapa pentingnya para manajer untuk menjadi guru sejati, tidak peduli apa level pesepak bolanya," kata Kompany kepada Sky Sports.

"Terkadang itu hadir begitu saja bahwa para profesional papan atas mengetahui semua yang perlu mereka lakukan, namun pada kenyataannya itu begitu berkebalikan." "Ketika Anda menjabarkannya, kembali ke dasar, dan menjelaskan semua hal itu kepada para pemain hebat ini, itu membuat mereka naik level... Menjadi begitu cermat, saya melihat perkembangan di tim, namun sampai kami memenangi trofi, itu tidak cukup." Pemain bertahan asal Belgia ini menyadari bahwa perpaduan antara menyesuaikan diri dengan taktik-taktik Guardiola dan rasa optimistis yang tumbuh telah membantu City berkembang menjadi tim yang lebih baik musim ini.

"Saya tidak berpikir kami memperlihatkan begitu banyak kelemahan sebagaimana musim lalu. Di saat yang sama, menurut saya kami telah sedikit lebih baik memahami apa yang ia (Guardiola) inginkan... Kami harus belajar dari fakta bahwa saat ini belum terjadi apa-apa," tambah Kompany.

"Kami tidak terbuai, menurut saya banyak orang di sekitar kami yang terbuai, namun jika Anda menuju ruang ganti di sana tetap tenang dan fokus. Kami semua merasa bahwa ini seperti belum memenangi apapun, dan kami tidak ingin hal itu kembali terjadi." City akan menjamu tim papan bawah West Ham United di Liga Inggris pada Minggu (1/12/2017). (Antara)

Let's block ads! (Why?)

Eks Pemain Persib Ini Resmi Berseragam Sriwijaya FC

Suara.com - Pemain asal Mali yang sempat merumput di Persib Bandung, Makan Kanote, dipastikan berlabuh ke Sriwijaya FC untuk menjadi bagian skuat musim kompetisi 2018.

Manajer Tim Sriwijaya FC Ucok Hidayat di Palembang, Jumat, mengatakan, Kanote saat ini sedang mengurus kelengkapan administrasi untuk menuju Kota Palembang, Sumatera Selatan yang menjadi homebase Sriwijaya FC.


"Dalam waktu dekat, Kanote akan tiba di Palembang. Saat ini masih mengurus visa-nya," kata dia.

Kehadiran Kanote dalam skuat baru Laskar Wong Kito ini tak lepas dari peran pelatih Rahmad Darmawan.

RD, sapaan akrabnya, juga bersama-sama Konate pada musim lalu kala membela klub asal Malaysia, T-Team.

Jika merujuk kesenangan RD dalam memilih pemain, maka wajar saja jika Konate yang direkrut. Pelatih asal Metro ini selalu memasangkan pemain asal Afrika untuk lini depan dan lini belakang.

"Mengapa saya cari pemain asing, karena umumnya tim-tim di Indonesia memakai striker asing. Jadi untuk meredamnya, ya pakai pemain asing juga," kata RD.

Sementara itu, menjelang latihan perdana yang diagendakan pada 4 Desember 2017 di Palembang, manajemen klub mulai membocorkan beberapa nama yang bakal menjadi punggawa Laskar Wong Kito.

Presiden klub Sriwijaya FC, Dodi Reza Alex mengumumkan melalui laman media sosial. "Selamat datang, Visccara, Konate, Adam Alis, Alvin T, kuyung kitek Yogi Rahadian asal Muba di SFC!," kata Dodi.

Sriwijaya FC mengusung target tinggi pada musim ini setelah merekrut pelatih "juara" Rahmad Darmawan. Tim asal Sumatera Selatan ini berharap bisa kembali ke jalur juara setelah musim lalu terpuruk di urutan ke-13.

Manajemen klub berharap setidaknya tahun ini Sriwijaya FC berharap bisa menembus persaingan tiga besar, dan 2019 bisa menggondol pulang piala juara. (Antara)

Let's block ads! (Why?)

Berlaga di AWSTC, Indonesia Bertekad Sapu Bersih Kemenangan

Suara.com - Tim nasional Indonesia akan ikut serta dalam turnamen Aceh World Solidarity Tsunami Cup (AWSTC) 2017 pada 2-6 Desember 2017. Pada ajang tersebut tim nasional Indonesia bertekad menyapu bersih kemenangan di semua laga.

Pelatih timnas Indonesia Luis Milla mengaku telah melakukan persiapan matang untuk berlaga di Ajang yang menjadi bagian persiapan timnas jelang Asian Games 2018.


"Persiapan kami sebelumnya ada 10-11 hari TC di luar kota dan dalam pemusatan latihan itu kita mendapat kesempatan melawan Suriah U-23 dan Guyana," kata Milla dalam jumpa pers, Jumat (1/12/2017).

"Lalu minggu ini kita membawa 23 pemain dan akan kita coba semua pemain di tiga pertandingan ke depan. Nanti,  selepas itu ada libur satu bulan selepas itu kita lanjut Pelatnas lagi," tambahnya.

Milla menambahkan ajang AWSTC bakal dijadikan ajang simulasi untuk Asian Games 2018. Oleh karenanya, pelatih asal Spanyol ingin Hansamu Yama dan kawan-kawan tampil baik.

Sebagaimana diketahui, pada pertandingan pertama Indonesia akan menghadapi Brunei Darussalam, Sabtu (2/12/2017). Setelah itu Indonesia akan melawan Mongolia (4/12/2017), dan terakhir Kyrgiztan (6/12/2017).

"Kita akan coba kompetitif di turnamen ini dan akan berusaha menang. Kami ada persiapan jangka pendek dan panjang dan dalam jangka pendek ini,  kita mau coba-coba seperti pemain di posisi baru," tambahnya.

Let's block ads! (Why?)

Cuaca Tak Menentu, Penggawa Garuda Dilarang Keluar Hotel

Suara.com - Tim nasional Indonesia akan ikut serta dalam ajang Aceh World Solidarity Tsunami Cup (AWSTC) 2017 pada 2-6 Desember 2017. Seperti diketahui, ajang tersebut merupakan bagian persiapan tim Garuda yang akan berlaga di Asian Games 2018.

Sebagian besar penggawa timnas pun saat ini sudah berada di Aceh dan dihadapkan dengan cuaca yang tidak menentu. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi selama bergulirnya turnamen tersebut, tim medis timnas Indonesia pun memberikan himbauan kepada Hansamu Yama dan kawan-kawan.


"Imbauannya sih umum saja, tentunya dengan keadan cuaca begini, kami harus memberikan asupan makanan yang baik. Sebaiknya pemain juga jangan keluar hotel juga bila tak perlu," kata fisioterapis timnas Indonesia Immanuel Maulang saat dihubungi, Jumat (1/12/2017).

"Kami juga mengingatkan untuk terus menggunakan jaket. Soalnya lumayan dingin," tambahnya.

Timnas Indonesia akan memulai pertandingan pertamanya di ajang AWSTC pada Sabtu 2 Desember 2017 melawan Brunei Darussalam. Selain Brunei, tim asuhan Luis Milla juga akan menghadapi Kryzgistan  (6/12/2017) dan Mongolia (4/12/2017).

Let's block ads! (Why?)

Ini Alasan Persija Bergerak Cepat dalam Perburuan Pemain

Suara.com - Berbeda dari tim lain di Liga 1, Persija Jakarta terbilang cepat melakukan pergerakan di bursa transfer. Direktur Utama Persija Gede Widiade memiliki alasan tersendiri melakukan hal tersebut.

Tercatat sudah beberapa pemain anyar dipastikan berseragam Persija musim depan. Di antaranya adalah Arthur Bonai, Valentino Telaubun, Septinus Alua, Ahmad Syaifullah (U-23).


Gede mengatakan pergerakan cepat itu dilakukan lantaran Macan Kemayoran akan berlaga di Piala AFC. Pihaknya tidak ingin disalip klub lain dalam perburuan pemain.

"Ini saya mulai duluan karena orang lain belum mulai. Saat ini semua pemain saya sudah hadir, pemain baru sudah ada, dan tentunya pemain U-23 yang bukan sebagai pelapis," kata Gede.

Memang musim 2018 bakal berjalan cukup ketat bagi tim asuhan Stefano Cugurra Teco tersebut. Selain Piala AFC dan Liga, rencananya bakal ada juga Piala Indonesia yang dahulu bernama Copa Dji Sam Soe.

Dari padatnya kompetisi musim depan, Persija memiliki target tinggi di Liga. Gede ingin timnya menembus posisi tiga besar.

Let's block ads! (Why?)

Jelang Laga Kontra Brunei, Skuat Timnas Indonesia Belum Lengkap

[unable to retrieve full-text content]

Indonesia akan menghadapi Brunei di laga perdananya di turnamen AWSTC.

Search

Postingan Populer